Lamongan — Dalam rangka meningkatkan kualitas akademik, memperluas wawasan keilmuan, serta mempererat hubungan antar lembaga pendidikan Islam, Ma’had Aly Sunan Drajat menyelenggarakan kegiatan Studi Banding ke Ma’had Aly An-Nur 2 Al-Murtadho Malang pada Kamis, 4 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran civitas akademika dan mahasantri sebagai bagian dari ikhtiar pengembangan kapasitas kelembagaan dan penguatan tradisi keilmuan pesantren.
Studi banding merupakan salah satu sarana penting dalam proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada pengayaan pengalaman dan pertukaran wawasan secara langsung. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan, tata kelola kelembagaan, budaya akademik, serta berbagai program yang dikembangkan oleh lembaga tujuan.
Mengusung tema “Menimba Ilmu, Menjalin Ukhuwah, Menguatkan Peradaban”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk membangun sinergi antarlembaga pendidikan tinggi berbasis pesantren. Tema tersebut mencerminkan semangat bahwa proses menuntut ilmu tidak hanya dilakukan melalui kajian kitab dan ruang kelas, tetapi juga melalui perjalanan intelektual, dialog, serta interaksi dengan sesama penuntut ilmu dari berbagai latar belakang.
Tujuan dan Sasaran Kegiatan
Kegiatan studi banding ini dilaksanakan dengan beberapa tujuan utama, antara lain:
- Memperluas wawasan mahasantri mengenai pengelolaan dan pengembangan lembaga Ma’had Aly.
- Membangun jejaring akademik dan komunikasi yang lebih erat antar mahasantri dan civitas akademika.
- Bertukar pengalaman, gagasan, serta praktik-praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi berbasis pesantren.
- Menumbuhkan semangat kolaborasi dalam pengembangan keilmuan Islam yang relevan dengan kebutuhan zaman.
- Memperkuat pemahaman mengenai sejarah, budaya, dan peradaban Islam di Nusantara.
Melalui tujuan tersebut, diharapkan para peserta mampu memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai tantangan dan peluang pengembangan pendidikan Islam di masa mendatang.
Lokasi Kunjungan
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, rombongan Ma’had Aly Sunan Drajat mengunjungi beberapa lokasi yang memiliki nilai edukatif, historis, dan kultural, yaitu:
1. Ma’had Aly An-Nur 2 Al-Murtadho Malang
Kunjungan utama dilaksanakan di Ma’had Aly An-Nur 2 Al-Murtadho Malang. Pada kesempatan ini, para peserta melakukan silaturahmi akademik, dialog kelembagaan, serta bertukar informasi mengenai sistem pembelajaran, kurikulum, kegiatan kemahasantrian, dan berbagai program pengembangan yang dijalankan oleh masing-masing lembaga.
Melalui forum diskusi yang berlangsung, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara kedua lembaga dalam upaya bersama mengembangkan pendidikan Islam yang berkualitas dan berdaya saing.
2. Kampoeng Heritage Malang
Selain kegiatan akademik, rombongan juga berkesempatan mengunjungi Kampoeng Heritage Malang. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan peserta pada kekayaan sejarah dan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Indonesia.
Melalui pengamatan langsung terhadap berbagai peninggalan dan warisan budaya yang masih terjaga, para peserta dapat memahami pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai sejarah sebagai bagian dari pembentukan karakter dan peradaban bangsa.
3. Makam Sunan Ampel
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan kunjungan ke kawasan Sunan Ampel, salah satu pusat sejarah penyebaran Islam di Nusantara. Kunjungan ini menjadi sarana refleksi sekaligus pembelajaran mengenai perjuangan para ulama terdahulu dalam menyebarkan ajaran Islam dengan pendekatan yang bijaksana, santun, dan penuh hikmah.
Melalui kunjungan tersebut, para peserta diharapkan dapat mengambil inspirasi dari semangat dakwah dan perjuangan para pendahulu dalam membangun peradaban Islam yang kokoh di Indonesia.
Makna dan Harapan Kegiatan
Lebih dari sekadar kunjungan antarlembaga, studi banding ini merupakan bagian dari proses pembelajaran yang komprehensif dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para mahasantri untuk memperluas cara pandang, memperkaya pengalaman, serta membangun semangat kolaborasi dalam mengembangkan tradisi keilmuan Islam.
Melalui interaksi, diskusi, dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan berlangsung, diharapkan lahir berbagai gagasan baru yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan lembaga dan pengembangan pendidikan Islam secara umum.
Sebagaimana pesan yang disampaikan dalam kegiatan ini, “Semakin jauh perjalanan menuntut ilmu, semakin luas cara pandang yang diperoleh.” Oleh karena itu, perjalanan ilmiah seperti studi banding tidak hanya menjadi sarana menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat ukhuwah, membangun jaringan keilmuan, dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga serta mengembangkan peradaban Islam.
Kegiatan Studi Banding ke Ma’had Aly An-Nur 2 Al-Murtadho Malang ini menjadi salah satu program Ma’had Aly Sunan Drajat dalam membekali para mahasantri dengan pengalaman belajar yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga kontekstual, aplikatif, dan berbasis pengalaman nyata. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi ulama dan intelektual muslim yang berwawasan luas, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Dokumentasi (Lihat Disini)

