Paciran — Dalam upaya memperdalam penguasaan literasi klasik serta meningkatkan kualitas intelektual santri, Ma’had Aly Sunan Drajat menyelenggarakan agenda akademik bertajuk “Seminar Strategi Aktivis Bahtsul Masail dan Penataran Moderator Andal”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 20 November 2025 dan bertempat di Gedung Pertemuan Pondok Pesantren Sunan Drajat.
Menguasai Mahakarya Fikih: Fathul Qorib dan Fathul Mu‘in
Fokus utama kegiatan ini adalah pendalaman strategi penguasaan dua kitab rujukan fundamental dalam tradisi fikih Syafi‘iyyah, yakni Fathul Qorib dan Fathul Mu‘in. Para peserta dibekali metodologi kajian yang komprehensif agar tidak hanya memahami teks secara literal, tetapi juga mampu mengontekstualisasikannya dalam menjawab problematika umat kontemporer (waqi‘iyyah).
Transformasi Kompetensi Moderator: Efektif, Terstruktur, dan Menarik
Selain pendalaman materi fikih, kegiatan ini juga menitikberatkan pada peningkatan kapasitas manajerial diskusi Bahtsul Masail. Para peserta dilatih untuk menjadi moderator yang mampu:
• Memfasilitasi arus gagasan, dengan mengelola perbedaan pendapat secara produktif dan ilmiah.
• Menjaga struktur diskusi, agar perdebatan tetap berjalan sistematis dan sesuai kaidah keilmuan.
• Membangun retorika yang komunikatif, sehingga forum diskusi hidup, dinamis, namun tetap berbobot.
Wejangan dan Motivasi dari Narasumber
Hadir sebagai pemateri utama, Ustadz Muhammad Agishni Zaelani, S.F.U., pakar fikih sekaligus mutakharrij (alumni) Ma’had Aly Lirboyo, Kediri. Dalam penyampaiannya, beliau memberikan pesan inspiratif kepada para pegiat keilmuan:
“Seorang aktivis adalah orang yang tidurnya paling sedikit dan terjaganya paling lama. Namun, ia akan menikmati tidur yang paling nyenyak ketika perjuangannya telah membuahkan hasil.”
Pesan tersebut menjadi pelecut semangat bagi para mahasantri Ma’had Aly Sunan Drajat dan santri asrama yang memadati gedung pertemuan untuk terus berkhidmah dalam dunia keilmuan.
Sinergi Akademik Santri
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh mahasantri Ma’had Aly Sunan Drajat serta perwakilan santri dari berbagai asrama di lingkungan Pondok Pesantren Sunan Drajat. Sinergi akademik ini diharapkan mampu melahirkan generasi mutafaqqih fī al-dīn yang tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga cakap secara praktis dalam memimpin dan mengelola forum-forum ilmiah.
Info lebih lanjut, (lihat Instagram)
Dokumentasi, (lihat lebih banyak)




